Artikel Assyifa

Oleh : kanan dr. sinta & kiri dr.Widya
Jabatan/Bagian : Dokter Internsip RSI Assyifa Sukabumi

Diposting Pada Tgl : 28-05-2019

BERPUASA DAPAT MENGURANGI RISIKO KENCING MANIS


Alhamdulillah kita telah masuk ke dalam bulan Ramadhan, bulan suci yang penuh ampunan. Agar ibadah kita tetap lancar, sebaiknya kita harus mempersiapkan bahwa tubuh kita agar tetap sehat dan bugar sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik.


Salah satu manfaat dari berpuasa adalah dapat menurunkan risiko terkena penyakit kencing manis (Diabetes melitus) terutama tipe II yang merupakan gangguan metabolisme yang dapat disebabkan berbagai macam penyebab, disertai dengan berlebihnya kadar gula dalam darah dalam jangka waktu yang lama akibat gangguan hormon pengikat gula atau disebut hormon insulin.


Tubuh mengalami proses metabolisme yang berperan mengubah zat-zat makanan seperti: glukosa, asam amino, dan asam lemak menjadi senyawa-senyawa yang diperlukan untuk proses kehidupan seperti: sumber energi. Energi antara lain berguna untuk aktivitas otot, sekresi kelenjar, memelihara sel saraf dan sel otot, dan perkembangan sel.


Dalam keadaan normal terjadi pebentukan dan penguraian glukosa untuk menghasilkan energi didalam tubuh. Kadar glukosa darah dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut: Jumlah dan jenis makanan, kecepatan penyerapan makanan, pengeluaran, latihan (olah raga), kondisi psikologis, dan reproduksi. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi baik secara terpisah (sendiri-sendiri) atau bersamaan terhadap proses yang terjadi secara normal yang mengatur kadar glukosa darah. Ketika Penurunan kadar glukosa darah seperti pada saat seseorang berpuasa atau sedang melakukan aktivitas (latihan olahraga, bekerja) yang berlebihan akan menyebabkan turunnya kadar glukosa darah menjadi 60 mg/100ml darah.

Keadaan ini (kadar gula darah turun) akan memacu hati untuk membebaskan glukosa yang tersipan di hati. Proses ini dikenali oleh sel α pankreas menghasilkan hormon glukagon yang merangsang sel hati membesaskan glukosa dari proses penyipanan sehingga kadar gula darah kembali normal. Sebaliknya oleh sesuatu hal (makanan) kadar gula darah naik, maka sel β pankreas menghasilkan insulin berperan meningkatkan pengambilan glukosa dari darah ke dalam sel hati dan sel lainnya, sehingga kadar glukosa darah kembali ke normal.

Hal ini salah satu alasan mengapa kita diwajibkan untuk berpuasa dan disunahkan berpuasa selain puasa ramadhan agar insulin yang dikeluarkan oleh organ pancreas tidak terus menerus, yang pada akhirnya dapat menyebabkan sel β pankreas mengalami berbagai masalah yag dapat menimbulkan penyakit Diabetes mellitus.


Kesimpulannya,ketika seseorang berpuasa, maka sel β pankreas yang menghasilkan insulin akan beristirahat dan risiko untuk mengalami kerusakan akan berkurang. Jadi, jangan jadikan berpuasa sebagai halangan, justru puasa itu menyehatkan. Salam sehat,..(dr. Widya & dr. Sinta)

Wallahu’alam

Silahkan Berkomentar dengan baik dan sopan

Apakah Anda Mempunyai Pertanyaan?

Untuk Informasi lebih lengkap, Anda dapat menghubungi kostumer service kami 0266-241461/241463

Alamat Jl.Jendral Sudirman No.3 kota Sukabumi 43123
Telp. (0266)22663,241461,241463
Fax. (0266)213433, 223742
Email. rsi_assyifa@yahoo.co.id - pemasaranassyifa@yahoo.com